Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kevin Diks Resmi Jadi Kapten Timnas Indonesia Gantikan Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026
Advertisement . Scroll to see content

Jasad ABK Rombongan Jurnalis Teridentifikasi Lewat Tes DNA, Ditemukan di Pulau Enggano Bengkulu

Rabu, 23 September 2026 | 14:35 WIB
  • author Puteranegara Batubara
Jasad ABK Rombongan Jurnalis Teridentifikasi Lewat Tes DNA, Ditemukan di Pulau Enggano Bengkulu
Konferensi pers Operasi DVI, Rabu (23/9) dihadiri Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Gubernur Banten Andra Soni dan Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad. Foto: iNews TV

JAKARTA, iNewsAmbon.id - Polri menyatakan bahwa jasad Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu I, Surakman yang mengangkut rombongan jurnalis hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau teridentifikasi melalui tes DNA pihak keluarga. 

Kapolda Banten Irjen Hengki mengungkapkan, jasad tersebut dicocokkan dengan sampel Antemortem atau DNA dari delapan keluarga tersebut. 

"Salah satu jalan dari antemortem keluarga korban dicocokkan dengan jenazah maka hasil pemeriksaan DNA dinyatakan identik dari Pak Surakman dan ayah biologis Tuan Yayat," kata Hengki, Rabu (23/9/2026). 

Menurut Hengki, dalam proses identifikasi jasad tim DVI selalu mendapatkan kesulitan yang berbeda-beda. Contohnya adalah apabila kondisi jasad yang sudah mengalami kerusakan. 

"Pemeriksaam DNA banyak kendala contoh wajah tidak ada habis di makan ikan atau karena lama di dasar laut, karena itu si pemeriksaa DNS itu yang menjadi tugas Kabid Dokkes tes DNA," ujarnya.

Hengki menegaskan, proses identifikasi tersebut dilakukan secara profesional dan ahli di bidangnya. Oleh karena itu, Hengki memastikan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. 

"Secara keahlian dari Biddokes Polri yang lakukan DNA dapat dipertanggungjawabkan secara hukum," kata Hengki dalam jumpa pers, Rabu (23/9/2026). 

Hengki menyebut, jenazah Surakman sendiri bakal dibawa ke Banten dari Bengkulu pada esok hari, Kamis 24 September 2026. Rencananya Surakman bakal diterbangkan melalui Bandara Soekarno Hatta (Soetta). 

"Jenazah akan dikirim diberangkatkan besok dari Bengkulu menuju Bandara Soekarno Hatta (Soetta) akan diterima bersama Gubernur, Basarnas tim terpadu menyambut kedatangan jenazah di Bandara Soetta," ujar Hengki. 

Namun, Hengki belum memaparkan detail soal waktu dari pemulangan jenazah tersebut. Hingga kini, jenazah masih dilakukan persiapan di Bengkulu. 

"Besok kita tinggal liat jam, waktu masih dilakukan persiapan di Bengkulu," ujarnya. 

Sebelumnya, teka-teki penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di pesisir Pulau Enggano, Bengkulu akhirnya terkuak. Tim kedokteran forensik kepolisian resmi mengumumkan bahwa jasad tersebut identik dengan Abah Surakman (60), salah satu anak buah kapal (ABK) KM Arupadhatu I yang hilang kontak di Selat Sunda sejak Senin, 7 September 2026 lalu.

Kepastian ini didapatkan setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes melakukan proses pencocokan DNA dari jasad yang ditemukan warga di pesisir Desa Kahyapu tersebut dengan sampel DNA pihak keluarga yang diserahkan melalui posko kepolisian. Hasil pengujian laboratorium menyatakan bahwa kedua sampel memiliki kecocokan yang identik.

Penemuan Abah Surakman di perairan Bengkulu menjadi titik terang pertama sekaligus kabar duka yang mendalam setelah Tim SAR Gabungan resmi menghentikan operasi pencarian massal beberapa waktu lalu. Korban diketahui merupakan bagian dari rombongan delapan orang terdiri dari lima jurnalis, dua ABK, dan satu pemandu yang dilaporkan hilang saat hendak meliput aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau.

Adapun identitas korban yang jurnalis hilang kontak dalam kapal tersebut yakni Warta (55) selaku Kapten Kapal, ⁠Surakman (60) selaku anak buah kapal (ABK), ⁠Heriyanto (49) selaku guide, ⁠M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), ⁠Arie Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudistiro Pranoto (Jurnalis Inews), Anadolu Firdaus Wajidi (Jurnalis Anadolu), dan Donal Husni (Freelance).

 

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut