Dari Marah Jadi Pesta! Drama Injury Time Paling Gila yang Pernah Terjadi di SUGBK

Reynaldi Hermawan
Timnas Indonesia merayakan kemenangan 9-2 atas Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta. (Foto: Isra Triyansah)

JAKARTA, iNewsAmbon.id – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap kronologi lengkap di balik perubahan keputusan injury time yang mendadak berubah dari 2 menit menjadi 7 menit pada laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026) malam WIB.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena tambahan waktu tersebut menjadi pembeda nasib Skuad Garuda untuk mengamankan tiket ke partai final.

Drama Papan Tambahan Waktu dan VAR

Usai pertandingan, John Herdman mengaku sempat melayangkan protes dan bertanya langsung kepada ofisial keempat ketika papan tambahan waktu memperlihatkan angka 2 menit. Menurut pelatih asal Inggris tersebut, angka itu sama sekali tidak masuk akal mengingat banyaknya penghentian laga di babak kedua, salah satunya saat wasit mengecek Video Assistant Referee (VAR) terkait insiden yang melibatkan Elkan Baggott.

"Ketika mereka mengangkat papan yang menunjukkan tambahan waktu dua menit, saya pikir semua orang di stadion tahu bahwa ada kesalahan," kata John Herdman dalam konferensi pers usai laga, Kamis (1/10/2026).

"Ketika kami bertanya kepada ofisial keempat, 'Apakah ini sebuah kesalahan?' Ia mengatakan iya. Saya pikir itu menjadi momen yang sulit bagi kami. Tetapi, lihat bagaimana para pemain ini merespons. Respons mereka luar biasa," ungkap Herdman.

John Herdman juga menambahkan detail percakapannya dengan petugas di pinggir lapangan. "Mereka (wasit) menjawab tiga. Saya bilang, 'Tidak mungkin.' Ternyata kami mencetak dua gol dalam 37 detik," tegas mantan juru taktik Timnas Kanada tersebut.

Miskomunikasi Wasit dan Momen Krusial Skuad Garuda

Miskomunikasi ternyata terjadi antara ofisial keempat dan wasit utama asal Tajikistan, Nasrullo Kabirov. Tak lama setelah papan injury time 2 menit diangkat, Bangladesh sempat mencetak gol kedua yang menipiskan kedudukan menjadi 2-7.

Skenario itu sempat menempatkan Indonesia di ujung tanduk. Pasalnya, di pertandingan lain Grup A, Timnas Malaysia berhasil melumat Singapura dengan skor 6-0. Jika laga di SUGBK usai dengan tambahan waktu 2 menit, Indonesia dipastikan tersingkir karena kalah selisih gol dari Malaysia (+9 berbanding +7), meski sama-sama mengoleksi 7 poin.

Beruntung, di menit 90+1, ofisial keempat bergerak cepat mengoreksi kekeliruan dan mengubah masa injury time dari yang semula +2 menjadi +7 menit.

Perjuangan Pantang Menyerah Menuju Final

Keputusan koreksi waktu itu dimanfaatkan secara maksimal oleh para pemain Timnas Indonesia. Pada masa injury time yang diperpanjang, Skuad Garuda tampil makin menekan dan sukses menyarangkan dua gol krusial melalui Kevin Diks di menit 90+6' dan Mitchell Baker di menit 90+7'.

Pesta gol Indonesia ke gawang Bangladesh sendiri disumbangkan oleh penta-trick Mitchell Baker (11', 20', 37', 42', 90+7'), Rizky Ridho (32’), Justin Hubner (45+1’), Luke Vickery (90'), serta Kevin Diks (90+6’).

Perjuangan gigih anak asuhnya di lapangan mendapat apresiasi tinggi dari John Herdman.

"Ini sudah dua pertandingan berturut-turut mereka (pemain-pemain Timnas Indonesia) benar-benar berjuang mati-matian di lapangan untuk negara ini. Saya bangga. Sangat bangga," puji Herdman.

Kemenangan telak ini resmi meloloskan Timnas Indonesia ke partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026. Di babak final, Skuad Garuda bakal menantang Thailand dalam duel sengit yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin, 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network