Kemlu Dalami Kabar 292 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Minta Indonesia Masuk Daftar Pengecualian
Isu perekrutan ini mencuat setelah proyek asal Ukraina bernama "I Want to Live" merilis daftar 292 nama WNI yang diklaim telah bergabung dengan Angkatan Bersenjata Rusia. Angka tersebut melonjak signifikan jika dibandingkan data tiga tahun lalu yang mencatat kurang dari 10 orang. Pihak Kemlu juga sebelumnya merespons laporan dari Dinas Intelijen Pertahanan Ukraina (HUR) terkait tewasnya seorang WNI berinisial MT (48) di medan tempur pascamenandatangani kontrak militer.
Menanggapi fenomena ini, Kemlu mengimbau masyarakat luas untuk selalu bersikap waspada dan memverifikasi keabsahan setiap tawaran pekerjaan di luar negeri melalui saluran instansi berwenang. Masyarakat diminta tidak tergiur imbalan yang tidak wajar, tidak menandatangani dokumen atau kontrak yang tidak dipahami, serta memahami secara seksama konsekuensi hukum dan risiko keselamatan terkait dinas militer asing.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar