Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Keluarga Besar Maluku Tegaskan Pembelaan Terhadap Integritas Nono Sampono
Advertisement . Scroll to see content

Warga Pesisir Waspada, Gelombang Hingga 4 Meter Terjadi di Sejumlah Wilayah Maluku

Sabtu, 08 Juli 2023 | 03:47 WIB
  • author aldi josua/antara
Warga Pesisir Waspada, Gelombang Hingga 4 Meter Terjadi di Sejumlah Wilayah Maluku
Peta potensi gelombang yang dirilis BMKG, Sabtu

Kondisi tersebut, lanjutnya, menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter yang berpeluang terjadi di. Selat Malaka bagian utara, perairan timur P. Simeulue, perairan timur Kep. Mentawai, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba, perairan P. Sawu, perairan Kupang-P. Rote, Laut Sawu, Selat Ombai, Laut Natuna utara, Laut Natuna, perairan Bangka Belitung, Selat Karimata, perairan timur Lampung.

Kemudian, perairan KEP. Seribu, Laut Jawa, perairan selatan Kalimantan, perairan Kep. Kangean, perairan Kotabaru, Selat Makassar bagian selatan-tengah, Laut Bali-Laut Sumbawa, perairan Kep. Selayar, Laut Flores, perairan Manui-Kendari, Laut Maluku, Laut Seram, perairan Sorong bagian selatan, dan perairan Fakfak-Amamapare.

Sedangkan gelombang lebih tinggi di kisaran 2,5-4 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh hingga Kep. Mentawai, perairan Bengkulu, Samudra Hindia barat Aceh-Nias, perairan selatan P. Bali hingga P. Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan NTT.

Selain itu, perairan selatan Kep. Banggai-Kep. Sula, perairan timur Baubau-Kep. Wakatobi, perairan selatan P. Buru-P. Seram, Laut Banda, perairan Kep. Sermata-Kep. Tanimbar, perairan selatan Kep. Kai-Kep. Aru, dan Laut Arafuru.

Sedangkan tinggi gelombang 4-6 meter berpotensi terjadi di perairan barat P. Enggano, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Mentawai-Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan P. Jawa, dan Samudra Hindia selatan Jawa-NTB.

"Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran," kata Eko Prasetyo.

Editor: Nevy Hetharia

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut