"Mereka menghujani pasukan kita dengan tembakan senjata api, dan syukur alhamdulillah, puji tuhan pasukan kita selamat, dan berhasil memukul mundur kelompok mereka semakin jauh dari pemukiman atau pusat sosial ekonomi masyarakat," sambungnya.
Lebih lanjut, Lucky mengungkapkan bahwa kawasan hutan kerap dimanfaatkan oleh kelompok OPM sebagai tempat pelarian dan persembunyian usai melancarkan aksi teror kepada warga setempat. Ia pun menegaskan komitmen penuh pihak TNI bersama Polri dan Forkopimda untuk menangkap seluruh anggota kelompok tersebut.
"Seluruh Personil TNI di bawah kendali Kogabwilhan III akan mengambil tindakan tegas berdasarkan undang-undang dan peraturan yang berlaku, di mana Rules of Engagement (ROE) senantiasa dikedepankan untuk memastikan seluruh tindakan personil TNI tetap profesional dan menjunjung tinggi hukum serta HAM," tuturnya.
Di akhir keterangannya, Letjen TNI Lucky Avianto mengimbau kepada seluruh anggota TPNPB-OPM untuk segera meletakkan senjata, menyerahkan diri ke pos keamanan TNI maupun kantor polisi terdekat, dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
