Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dorong Hilirisasi di Halmahera, Prabowo Luncurkan Proyek Raksasa Bernilai Rp180 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

Antam Dorong Green Mining Lewat Program Kelapa Terpadu di Maluku Utara

Rabu, 28 Mei 2025 | 12:59 WIB
  • author Aldi Josua
Antam Dorong Green Mining Lewat Program Kelapa Terpadu di Maluku Utara
Masyarakat lokal ikut andil dalam pengembangan Program Kelapa Terpadu di Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Nikel Maluku Utara yang dilakukan oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam.

JAKARTA, iNewsAmbon.id — PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), atau Antam, memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal melalui pengembangan Program Kelapa Terpadu di Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Nikel Maluku Utara.

Program ini memanfaatkan limbah sabut kelapa untuk mendukung proses reklamasi lahan pascatambang sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi petani kelapa.

Sekretaris Perusahaan Antam, Syarif Faisal Alkadrie, menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk inovasi berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek sosial dan lingkungan dalam praktik pertambangan. 

Melalui program ini, sabut kelapa diolah menjadi berbagai produk ramah lingkungan seperti jaring serabut kelapa (coconet) untuk reklamasi kontur tanah, media tanam organik (cocopeat), dan pengganti polybag tanaman (cocopot).

"Program Kelapa Terpadu tidak hanya membantu proses reklamasi lahan, tetapi juga memberikan penghasilan tambahan bagi petani kelapa. Ini merupakan solusi yang saling menguntungkan bagi lingkungan dan masyarakat," ujar Syarif dalam keterangan resminya.

Berdasarkan Laporan Keberlanjutan Antam 2024, program ini telah melibatkan 32 mitra petani kopra sebagai penerima manfaat langsung. 

Selain itu, lebih dari 41.100 meter persegi lahan reklamasi telah dibantu oleh penggunaan produk-produk berbasis limbah kelapa tersebut.

Editor: Nevy Hetharia

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut