Bahaya Kerja Shift Malam Rutin: Risiko Penyakit Jantung dan Gangguan Metabolik Mengintai

Mei Sada Sirait
Kebiasaan kerja malam memicu peningkatan risiko penyakit jantung dan gangguan metabolik, terutama bagi mereka yang sudah mengidap hipertensi. Foto: Ilustrasi

Dokter Adam menjelaskan bahwa ancaman ini tidak muncul sekadar karena sekali atau dua kali begadang, melainkan akibat akumulasi jangka panjang. Kerja malam secara konsisten dapat mengacaukan ritme sirkadian (jam biologis alami tubuh) yang berfungsi mengatur siklus tidur, produksi hormon, metabolisme glukosa, hingga regulasi tekanan darah.

Terganggunya jam biologis ini membuat tubuh kesulitan mengontrol kadar gula darah dan tekanan darah secara optimal, yang dalam jangka panjang memicu penyakit kronis seperti diabetes melitus dan serangan jantung.

Unggahan edukasi tersebut langsung memicu diskusi hangat di kalangan warganet, khususnya para pekerja shift. Banyak dari mereka yang mulai menyadari pentingnya menyeimbangkan tuntutan pekerjaan dengan kompensasi istirahat yang cukup, perbaikan pola makan, serta pemenuhan nutrisi tubuh.



Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network