Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : FK Unpatti Kembangkan Studi Medis Kelautan, Dorong Inovasi Obat Berbasis Laut
Advertisement . Scroll to see content

Penemuan Ikan Purba Coelacanth Hidup Pertama di Perairan Maluku Utara

Rabu, 28 Mei 2025 | 01:18 WIB
  • author Novi
Penemuan Ikan Purba Coelacanth Hidup Pertama di Perairan Maluku Utara
ikan purba coelacanth (Latimeria menadoensis) yang ditemukan di perairan Maluku Utara.

AMBON, iNewsAmbon.id - Ekspedisi ilmiah yang dilakukan oleh UNSEEN (Underwater Scientific Exploration for Education), Universitas Pattimura (Unpatti), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Universitas Udayana, dan Universitas Khairun berhasil menemukan ikan purba coelacanth (Latimeria menadoensis) di perairan Maluku Utara

Penemuan langka ini merupakan bagian dari kolaborasi internasional yang didukung Blancpain Ocean Commitment, berfokus pada penelitian ekosistem terumbu karang mesofotik (kedalaman 30-150 meter) dan habitat coelacanth di Maluku, yang diketahui memiliki keanekaragaman hayati laut yang luar biasa.

Dengan memanfaatkan data habitat historis coelacanth, peta batimetri, dan pengalaman panjang dalam eksplorasi laut dalam di Indonesia. 

Dua penyelam trimix dari tim berhasil mendokumentasikan seekor coelacanth dewasa hidup di kedalaman 145 meter—menghasilkan foto dan video in-situ pertama yang diambil langsung oleh penyelam.

Sebelumnya, dokumentasi serupa hanya dilakukan menggunakan Remotely Operated Vehicle (ROV) di Pantai Utara Sulawesi dan oleh kapal selam di bagian barat Papua Nugini.

“Penemuan coelacanth di Perairan Maluku Utara ini membuktikan tingginya keanekaragaman hayati laut di kawasan ini dan menggarisbawahi pentingnya eksplorasi dan konservasi laut dalam," ujar Dr. Gino Limmon, dosen dari Unpatti, yang turut memimpin proyek ini. 

“Menemukan hewan ini di ekosistem terumbu karang mesofotik menekankan bagaimana zona laut dalam ini masih menyimpan misteri dan berfungsi sebagai tempat perlindungan yang penting bagi spesies purba dan potensi spesies baru,” jelas Dr Gino seperti dirilis website resmi Unpatti, Senin (26/5/2025).

Editor: Nevy Hetharia

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut