DPR Desak Polri Usut Aliran Dana Rp20 Juta ke BEM FH UBK untuk Geser Titik Demo
JAKARTA, iNewsAmbon.id - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk bergerak cepat mengusut tuntas dugaan pemberian uang sebesar Rp20 juta kepada sejumlah mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) oleh oknum polisi. Langkah tegas ini dinilai sangat krusial guna memastikan kredibilitas penegak hukum tidak tergerus di mata masyarakat.
Menurut Abdullah, pengusutan secara transparan mutlak dilakukan agar isu ini tidak menjadi bola liar yang merugikan nama baik korps bhayangkara.
“Polri harus melakukan investigasi untuk membuktikan benar atau tidaknya pernyataan tersebut. Investigasi ini penting untuk menjaga akuntabilitas dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” ujar Abdullah dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).
Skandal ini pertama kali mencuat ke publik setelah mantan Ketua BEM FH UBK, Muhammad Abdi Maludin, membeberkan adanya aliran dana senilai Rp20 juta. Uang tersebut diduga kuat sengaja digelontorkan oleh oknum aparat dengan kompensasi agar mahasiswa memindahkan titik aksi unjuk rasa mereka, yang semula dijadwalkan di depan Istana Presiden, bergeser ke Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar