Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gedung Gereja Efrata Makariki Diresmikan, Lewerissa Harap Jadi Persaudaraan Seiman
Advertisement . Scroll to see content

1 Korban Tewas dan 1 Cacat, Jaksa Tuntut Terdakwa Penganiayaan di Negeri Tial dengan Hukuman Mati

Senin, 27 November 2023 | 18:43 WIB
  • author aldi josua
1 Korban Tewas dan 1 Cacat, Jaksa Tuntut Terdakwa Penganiayaan di Negeri Tial dengan Hukuman Mati
Foto ilustrasi suasana sidang di PN Ambon

AMBON, iNewsAmbon.id - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Maluku menuntut hukuman mati kepada terdakwa kasus penganiayaan di Negeri Tial, Nazril Pahlevi.

Tuntutan maksimal itu dilakukan JPU karena akibat perbuatan terdakwa, satu korban meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami cacat seumur hidup.

"Meminta majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana juncto Pasal 338 dan 351 KUHP," kata JPU Michael Gasperzs dalam persidangan di PN Ambon, Senin (27/11/2023).

Dalam tuntutannya, Jaksa menyebutkan perbuatan terdakwa mengakibatkan Fajrul Seknun meninggal dunia, sedangkan Arafik Henamuly mengalami luka bacok di bokong hingga menyebabkan yang bersangkutan mengalami cacat seumur hidup.

Kasus pidana ini terjadi di Negeri Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah pada Sabtu, (17/6/2023) malam.

Sementara itu menurut tim penasihat hukum terdakwa, kliennyamelakukan aksi parang terhadap korban karena dipukuli lebih dulu.

Terdakwa ketika itu bersama rekannya Abduh Maldini Lestahulu dipukuli orang tidak dikenal (OTK) dengan menggunakan batu hingga korban Maldini mengalami luka robek di bagian kepala.

Editor: Nevy Hetharia

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut