Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mantan Kadis Pendidikan Seram Bagian Barat Dihukum Satu Tahun Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Anggota DPRD Tanimbar, Inspektorat dan BPK Maluku Disebut Terima Uang Korupsi SPPD Fiktif

Senin, 20 November 2023 | 20:40 WIB
  • author aldi josua
Anggota DPRD Tanimbar, Inspektorat dan BPK Maluku Disebut Terima Uang Korupsi SPPD Fiktif
Sebanyak 20 saksi dihadirkan dalam sidang perkara korupsi SPPD Fiktif Badan Pengelolaan keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tanimbar.

Dia menyebut mantan Ketua DPRD, Jaflaun Batlayeri juga pernah dia antar tetapi bukan dalam bentuk uang melainkan dalam bentuk barang yakni satu mobil Pick Up berisikan Semen.

Selain Anggota DPRD, sebut Touewelly, Kepala Inspektorat juga sebagai perantara menerima uang untuk diberikan kepada BPK RI Wilayah Maluku. 

“Sama halnya dengan anggota DPRD, Kepala Inspektorat, Jedith Huwae juga menerima uang untuk diberikan kepada BPK tetapi saya tidak tahu jumlahnya,“ ujarnya. 

Senada diakui, Mantan Kepala BPKAD Tanimbar, Jonas Batlayeri yang mengaku memberikan uang 350 juta kepada Kepala Inspektorat, Jedith Huwae. 

“Ijin, dapat saya jelaskan melengkapi keterangan Touwelly bahwa benar saya yang menyuruh saksi untuk menyerahkan uang kepada Kepala BPK melalui Kepala Inspektorat Tanimbar Jedith Huwae senilai 350 juta karena waktu itu perwakilan BPK bersama pak Kepala Inspektorat bertemu di ruangan saya dan meminta uang itu, dan hari itu juga saya cairkan dan menyuruh saksi Albian Touwelly untuk mengantarkannya. Semua uang ini berkat kebijakan dari SPPD ini,“ jelas Batlayeri. 

Sama halnya dengan Jonas, Mantan Sekretaris BPKAD Maria Goretti Batlayeri juga mengaku, mengatarkan sejumlah uang kepada Ketua Komisi B, Apolonia Laratmase. 

“Dapat saya jelaskan bahwa saya pernah mengantarkan sejumlah uang kepada anggota DPRD yaitu Apolonia Laratmase di rumahnya di Olilit. Ketika antar, saya, Ibu Atua, Pa Albian Touwelly, Mantan Kabid Almarhum Rico Bwariat dan sopirnya,“ kata Maria Goretti, namun tak menyinggung soal nilai uang yang diantaranya. 

Editor: Nevy Hetharia

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut