Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mantan Kadis Pendidikan Seram Bagian Barat Dihukum Satu Tahun Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Anggota DPRD Tanimbar, Inspektorat dan BPK Maluku Disebut Terima Uang Korupsi SPPD Fiktif

Senin, 20 November 2023 | 20:40 WIB
  • author aldi josua
Anggota DPRD Tanimbar, Inspektorat dan BPK Maluku Disebut Terima Uang Korupsi SPPD Fiktif
Sebanyak 20 saksi dihadirkan dalam sidang perkara korupsi SPPD Fiktif Badan Pengelolaan keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tanimbar.

AMBON, iNewsAmbon.id - Empat anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) disebut menerima uang hasil korupsi hasil dari Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Badan Pengelolaan keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) fiktif.

Tak hanya anggota DPRD Tanimbar, Kepala Inspektorat Kabupaten Tanimbar dan oknum perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Maluku juga menerima uang yang sama.

Penyebutan nama anggota DPRD, Kepala Inspektorat dan oknum BPK Maluku mengemuka dałam kesaksian di Pengadilan Tipikor Ambon, Senin (20/11/2023).

Sidang di Pengadilan Tipikor Ambon ini dipimpin Majelis Hakim Haris Tewa didampingi, Antonius Sampe Samine dan Wilson Shriver masing-masing selaku hakim anggota itu.

Pada sidang tersebut, jaksa menghadirkan 20 orang saksi. Mereka diperiksa secara bersama dalam ruang sidang yang sama.

Saksi Albian Touwelly, ASN pada Pemkab KKT mengakui, adanya sejumlah nama pejabat yang menerima uang hasil kebijakan dari SPPD fiktif, bahkan BPK disebut menerima 350 juta melalui Kepala Inspektorat Tanimbar, Jedit Huwae. 

“Dapat saya jelaskan bahwa saya pernah mengantarkan uang di tahun 2020 itu kepada sejumlah anggota DPRD, seperti Nikson Lartutul, Wan Lekruna, Ivone K Zinsu dan Markus Atua. Untuk nilainya saya tidak tahu sebab saya hanya disuruh antar,“ kata saksi Touwelly.

Editor: Nevy Hetharia

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut